Pembagian Sampah di Negara Jepang

Pembagian sampah di Negara Jepang itu bisa dibilang cukup rumit. Jika di Indonesia kita mengenal ada yang namanya sampah organik dan juga sampah non organik, maka di Negara Jepang, kita akan mengenal beberapa sampah diantaranya adalah sampah yang bisa dibakar ( Muerogumi ), sampah yang tidak bisa dibakar ( Moenaigomi ), dan sampah besar. Hal ini mungkin terlihat rumit untuk kita yang hanya terbiasa dengan pembagian sampah organik, non organik dan B3.

Bagi orang Jepang, hal ini tentu sudah biasa dan sudah menjadi disiplin mereka dalam hal lingkungan khususnya pembagian sampah. Berikut ini adalah penjelasan sampah – sampah Muerogumi dan Moenaigomi :

  1. Muerogumi ( sampah yang bisa dibakar )

Sampah yang masuk kedalam kategori Muerogumi adalah sampah yang sebetulnya masih bisa diolah secara alami. Dan jenis – jenis sampah yang masuk ketegori sampah ini adalah sampah dari rumah tangga. Dan berikut ini adalah beberapa contoh sampah Muerogumi :

  • Pakaian : kaos kaki bekas, pakaian bekas, celana, sweater bekas, dll.
  • Sampah dapur : sampah bekas makanan, sampah bekas buah – buahan, bekas sayuran, dll.
  • Kayu : sumpit kayu, bekas pensil, bekas rangka rumah, dll.
  • Plastik : sedotan bekas, benang, plastic warp, botol plastik, dll.
  • Barang – barang bekas karet.

Moenaigomi ( sampah yang tidak bisa dibakar )

Berikut ini adalah sampah yang masuk ke dalam ketegori sampah yang tidak bisa dibakar :

  • Botol : botol parfum, botol minyak, dan beberapa jenis botol lainnya (  untuk tutup botolnya nanti dipisah dari pembuangan botolnya ).
  • Kertas : tisu, pampers ( jika ada airnya harus dibuang terlebih dahulu ), kardus, kertas, karton.
  • Benda – benda yang memiliki kandungan kimia dan kaca : lampu, gelas, piring kaca, thermometer.
  • Wadah plastik : botol shampo, ember plastik, mainan anak – anak yang terbuat dari plastik, pemantik api, dll. ( tidak boleh ada sisa gas pada pemantik api supaya mencegah dari kebakaran ).
  • Benda berbahan besi dan alat elektronik : rice cooker, toaster, laptop, printer, dll.

Sampah besar

Sampah besar ini adalah sampah – sampah yang tidak bisa dimasukkan kedalam plastik sampah atau tong sampah organik dan non organik. Dan berikut ini adalah yang termasuk ke dalam kategori sampah besar.

  • Barang besi yang ukurannya lebih dari 30 cm : sepeda,kursi, dll.
  • Barang plastik lebih dari 50 cm : kursi yang terbuat dari bahan plastik, benda – benda plastik di rumah yang sulit untuk dibongkar di rumah.
  • Untuk benda televisi, kulkas, mesin cuci, pendingin ruangan, dll itu tidak masuk ke dalam kategori sampah besar karena prosedur pembuangannya yang juga beda.

Nah itu lah sedikit ulasan mengenai pembagian 3 jenis sampah yang ada di Jepang. Sebetulnya masih banyak lagi, hanya saja cukup 3 dulu saja yang kita bahas. Selanjutnya kita akan bahas kelajutan jenis – jenis sampah lain yang ada di Jepang.