Test Headphone – Beats Solo 2 Rp3,3 Juta

Test Headphone – Beats Solo 2 Rp3,3 Juta

Akusaraprosound – Ada semangat dalam musik. tapi Beats memaksakan upbeat di setiap lagu yang diputar, yang tidak semua orang akan menyukainya. Rasanya tidak lengkap jika menguji headphone tanpa mengikutkan Beats. Suka atau tidak, jika bukan karena Beats, tidak akan banyak pesaingnya yang bermunculan. Jadi, inilah Beats Solo 2. Versi ini sebetulnya adalah bagian dari ‘Royal Edition’ yang menambahkan variasi warna finishing di lininya. Warna Sapphire Blue bukan sesuatu yang istimewa, tapi jika Anda ingin terlihat mencolok di tengah keramaian, Anda dapat memakainya. Bahan plastik Seperti yang Anda harapkan dari sebuah headphone portabel, Beats memiliki desain yang ringan yang band-nya dapat diatur.

Anda juga akan mendapat sebuah kotak penyimpanan dari neoprene. Dibandingkan dengan beberapa pesaingnya, Beats terasa agak murahan dengan material plastiknya. Sendi yang dapat dipanjangkan di dekat earcup-nya berbunyi nyaring. Tapi saat dipasangkan, Beats Solo 2 akan nyaman bertengger di telinga Anda. Menyerang dengan penuh Kabel RemoteTalk terpasang pada earcup di sebelah kiri melalui jack 3.5mm, dan dibalut dengan karet Sapphire Blue yang sama dengan warna headphone. Finishing matt pada in-line mic dan remote tiga tombol (untuk iOS) sangat bermanfaat dan mudah digunakan. Seperti biasanya, hanya beberapa fungsi yang dapat digunakan jika dipasangkan dengan Android atau perangkat lainnya.

Kontrol pada kabel ini bekerja dengan mulus tanpa jeda ketika melewatkan lagu atau mengubah volume. Berdasarkan pengalaman kami, kualitas suara Beats agak sedikit berlebihan dan agak tidak tepat – ini juga yang kami rasakan pada Solo 2. Kami memutar I’m Not The Only One dari Sam Smith dan ada banyak hentakan dan serangan ketika drum dimainkan. Tepukan tangan terdengar renyah dan presisi, sementara vokal terasa kaya dan hangat. Namun, meski banyak semangat yang dirasakan dalam musik, juga terasa kekasaran yang kurang menyenangkan.

Beats memaksakan irama, menyerang suara dengan dahsyat di setiap lagu yang diputar. Suara dari dinamika tinggi ke dinamika rendah tidak diterjemahkan dengan tepat. Pilihan terbaik di kategori ini seperti B&O H2 dan Philips M1MKII terdengar lebih jernih, bersih, dan mengantarkan ritme dengan lebih hati-hati dan akurat. Solo 2 melakukan pekerjaannya dengan baik, tapi pesaingnya jauh lebih baik.